Langsung ke konten utama

POLIJE is Consistently able to Develop The Achievements

Call this as "SEGO PECEL"


Dewi Ana purnama-F31191847-Golongan C

SEGO PECEL MADIUN
Assalamualaikum sahabat baca,
Hallo, gimana kabar kalian di minggu-minggu Virus Corona ini?
Saya harap selalu dalam kondisi yang menyenangkan dan diberikan kesehatan. Aamiin
Di bagian kedua tugas komputer ini, saya akan berbagi informasi mengenai makanan asli kabupaten Madiun, seperti yang sudah kalian lihat di gambar bagian pertama kali  ketika buka halaman ini, benar sekali kalau kalian sebut ini “SEGO PECEL” atau dalam bahasa sahabat baca sebut sebagai nasi pecel.

 Sego pecel ini merupakan makanan pelopornya kabupaten Madiun yang terkenal enak sambalnya, katanya.
Sebelum masuk ke pembahasan yang lebih detail, saya akan menceritakan kenapa Madiun disebut-sebut sebagai kota pecel. Sebagian dari kalian pasti ada yang masih bertanya-tanya, didampingi dengan pernyataan “kan semua tempat juga jualan pecel, terus dimana khususnya?”
sangat wajar apabila sahabat baca berfikir seperti itu, karena memang kenyataannya seperti itu  dan bahwasannya tidak hanya kabupaten Madiun yang bisa bikin pecel, kalau asumsi masyarakat desa mereka berasumsi karena sambal kacang Madiun itu beda dan sangat khas enaknya, memang bagaimana enaknya? Katanya tidak kemanisan, tidak keasinan jadi perkataan mereka mengesankan sambal kacang Madiun itu sangat pas di lidah orang Indonesia.  Yang kedua yaitu pendapat dari saya sendiri yaitu Kabupaten Madiun dapat dikatakan sebagai kotanya pecel dikarenakan pernah memenangkan kompetisi atau pernah memenangkan rekor pembuatan pecel terbanyak di seluruh Indonesia pada acara festival pecel pincuk Madiun dimana masyarakat yang  bersangkutan berhasil membuat 16.825 nasi pecel secara gratis. Warna hijaunya daun pisang sangat mewarnai sepanjang jalan pahlawan kota Madiun. Sebenarnya hal ini dilakukan sebagai rangka hari jadi Madiun ke 100 tahun. Dan kebetulan karena jumlah yang tidak lazim untuk sebuah makanan yang dihargai Rp. 3000 – Rp. 5000 itu sehingga pantas diberikan rekor muri dengan sajian pecel terbanyak.
tetapi memang setiap orang memiliki cara pandang yang berbeda – beda untuk mempertahankan kebaikan daerahnya.


 Kenapa saya mengambil makanan ini untuk dijadikan topik? Selain untuk memperkenalkan Madiun kepada sahabat baca, saya juga ingin mengangkat makanan tradisional ini kembali ke permukaan. Karena pasti kita sudah mengetahui dan menyadari bahwa makanan olahan luar negeri lah yang banyak dijadikan makanan sasaran pegawai kantoran, sahabat –sahabat kita bahkan mahasiswa Indonesia dimana koita semua tahu tidak hanya perbedaan harga yang mencolok tetapi juga budaya cara berfikir yang sudah sangat berbeda. Sebagai informasi saja, sebenarnya masakan tradisional sangat berpengaruh di jaman sekarang apabila dapat mengembangkannya secara modern.
Cara membuat Sego pecel ini sangat mudah, hemat dan tidak memerlukan bahan yang sampai langka sehingga sulit didapatkannya di pasar tradisional. Sego pecel ini berbahan khas sambal pecelnya, berikut saya akan berbagi cara membuat Sego pecel, mulai dari bahan – bahan yang dibutuhkan sampai dengan cara membuatnya
BAHAN :
1.       Kacang tanah yangt sudah dihaluskan
2.       Toge setengah mangkok
3.       Kacang panjang
4.       Lalapan seperti daun ubi, atau sawi
5.       Tempe
6.       Tepung
7.       Bawang merah dan putih
8.       Cabai
9.       Air secukupnya
10.    Nasi putih
CARA MEMBUAT :
1.       Rebus kacang panjang, daun ubi atau obyek lalapan, toge secara terpisah tunggu sampai mendidih
2.       Membuat sambal kacang dengan memberi kacang tanah yang telah dihaluskan dengan air panas letakkan di mangkuk
3.       Mengiris tempe dengan 2 bentuk, pertama berbentuk melebar dan yang kedua berbentuk kecil panjang, atau dalam istilah jawanya “Kereng”
4.       Mengiris cabai, bawang merah dan putih kemudian menggoreng semua itu sampai setengah matang lalu masukkanlah tempe yang dipotong panjang kecil tersebut dan dicampur dengan kecap serta diberi bumbu – bumbu tambahan sesuai selera
5.       Angkat rebusan kacang panjang, daun ubi atau obyek lalapan, toge apabila sudah empuk
6.       Sediakan piring atau pincuk yang dialasi daun pisang atau daun jati
7.       Masukkan nasi kedalam piring atau pincuk,
8.       Masukkan kacang panjang, daun ubi atau obyek lalapan, toge yang sudah dijadikan satu atau dicampur dan masukkan kedalam piring, tata rapi bersama nasi
9.       Dan yang terakhir masukkan yang menjadi inti dari makanan ini yaitu sambal kacang, oleskan diatas nasi dengan satu kali tebaran sendok makan, atau sesuai selera
10.    Sego pecel siap disajikan
Mudah kan sehabat baca, bahan – bahannya pun mudah didapatkan dimanapun. Dan sangat fleksibel sekali untuk anak kos yang bingung memilih makanan disaat kantong menipis, tinggal memilih mengeluarkan uang diatas Rp. 3000 sampai Rp. 5000 di warung – warung pecel atau membeli bahannya yang tidak kalah murah dan tidak kalah mudah juga cara membuatnya.
Oh iya sahabat baca, masalah kesehatan di makanan Sego pecel ini jangan diragukan lagi, mulai dari karbohidrat di nasi, vitamin sayur-sayurannya dan masih banyak lagi, kalau saya dibilang mengada – ada coba kalian perhatikan sendiri dari semua yang ada di sego pecel, apakah itu semua tidak bermanfaat bagi tubuh? Hanya saja memang saran dari saya, sesuka apapun sahabat baca dengan rasa oedas seperti samabal, jangan membuat diri sahabat baca tersiksa karena kebanyakan makan sambal.
Sego pecel baik dikonsumsi oleh siapa? Untuk siapa saja? Diwaktu kapan kita dapat mengkonsumsinya? Jawaban dari semua pertanyaan ini adalah.............UNTUK SIAPA SAJA KECUALI BAYI,hehe serta UNTUK DIMAPUN dan KAPANPUN . sehingga sahabat baca tidak perlu khawatir dan kebanyakan menunda waktu untuk mencicipi masakan ini. Dan saya tegaskan kembali untuk harga satuan nasi pecel ini dimadiun hanya Rp. 3000 – Rp. 5000 dengan porsi yang sangat mengenyankan!!! Bagaimana tidak, apabila sahabat baca datang ke desa di Madiun Sego pecel memilki porsi nasi 2 centong dan belum ditambah lauk pauknya begitu pula di bagian kotanya. Makanan ini sudah tentunya tidak ada pengawet ya sahabat baca wkwkwk. Apabila kalian benar –benar ingin mencicipi Pecel Madiun, aku sarankan untuk langsung datang ke kabupaten Madiun, mengapa? Karena tidak hanya akan merasakan khasnya rasa didaerah tetapi harganya pun akan sangat berbeda dengan daerah – daerah lain yang membuka toko makanan pecel khas Madiun, mereka membuka harga mulai dari Rp. 7000 sampai dengan Rp. 10. 000 per bungkus.
Oleh karena itu sahabat baca, lihat bagaimana daerah dan negara mempertahankan masakan makanan khasnya untuk memperkenalkan sesuatu yang khas, apakah sahabat baca sebagai generasi selanjutnya akan selalu memilih makanan – makanan impor yang belum tentu kita akan tahu kualitasnya. Saya disini ingin mengajak sahabat baca untuk lebih sadar mencintai budayanya dan ayo selaraskan budaya kita dengan kepercayaan diri yang baik dan positif sehingga walaupun hanya secuil langkah tetapi sangat bekerja untuk evolusi negara ini.
Untuk minggu ini saya hanya dapat menyampaikan ini terkait Sego pecel, semoga bermanfaat dan mengedukasi. Terima kasih
Wassalamualaikum

#segopecel
#Madiun
#makanan
#IndonesianTraditionalFood
#culture


Komentar

Postingan populer dari blog ini

POLIJE is Consistently able to Develop The Achievements

Thursday, 6th January 2022 JEMBER - State Polytechnic of Jember (Polije) is a vocational college that is consistently able to develop its capability through various achievements from year to year. polije managed to develop their achievements consistently for 2 years. Starting from 2021, Polije become the overall winner of Agricultural Innovation Technology Competition III 2021 (AITEC III). AITEC III is the third competition for all state polytechnics and universities that majoring in agriculture since 2017. After being on hiatus in 2019 and 2020 due to the Covid-19 pandemic, AITEC was held again in 2021. The selection was carried out online and offline with around 327 students from 19 vocational colleges. In the competition, there are two categories, they are the Agricultural Technology Innovation Competition and the Agricultural Vocational Contest. Polije was performed brilliantly in the final round by winning three gold medals, two silver medals and one bronze medal. Meanwhile, the a...
Dewi ana purnama_F31191847/C Tawa lepas dariku untuk Alam  Alam adalah tempat pilihan yang tepat untuk membantu melepas lelah hanya dengan memandangnya, dia yang segar tapi kita yang merasakannya dan melampiaskannya, hebatnya alam kepada manusia memang berbeda.  Saat berbicara alam, teori apa yang keluar di kepala kalian? apa kalian akan membayangkan dahulu? Alam mana yang sudah kalian jamah atau mengimajinasikan pemandangan sejuk didepan mata kalian....? membayangkan alam memang menyenangkan apalagi bisa benar-benar datang ke tempat pemandangan alam yang indah nan tenang pasti mata tidak akan bisa lepas darinya.  Alam menyediakan apa yang kita butuhkan, bahkan tanpa sentuhan manusia mereka merawat diri mereka sendiri dengan bergaransi dari tuhan yang maha esa dan memang akan sempurna ketika mendapatkan sentuhan positif dari tangan manusia, tetapi manusia sudah jarang bisa mereka percaya sehingga apapun yang terjadi, maka alam akan tetap mengerjakan...

How is my college life going

PENGALAMAN KULIAH DI PRODI BAHASA INGGRIS, JURUSAN BAHASA KOMUNIKASI PARIWISATA  POLITEKNIK NEGERI JEMBER         Nama : Dewi Ana Purnama         Nim  : F31191847         Gol  : C    Assalamualaikum Wr. Wb Tujuan menulis pengalaman pribadi ini adalah untuk memenuhi tugas mata kuliah komputer dengan materi mengenai blog. Di tugas mata kuliah komputer kali ini saya akan membahas tentang cerita pribadi saya atau bisa dibilang kisah perjalanan hidup saya hingga bisa sampai dipolije sampai detik ini. Menurut saya tugas ini jatuhnya akan sedikit ke CURHAT(iya gak sih wkwkwk). Dari pengalaman saya sendiri, ceritanya akan sudah sangat lengkap dari semua sub-sub topic yang diberikan bapak dosen, mohon maaf kalau kurang menarik atau kata anak bahasa Inggris JUST SO SO hehehe, tapi saya berharap cerita yang akan saya sampaikan bisa memberikan pesan atau kesan untuk pembaca yaaaa,,, Scrooll to the...